Lumajang – Wujud kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur desa terus ditunjukkan oleh Personel Koramil 0821-17/Pasrujambe bersama warga melalui kegiatan gotong royong melanjutkan pengecoran crous beton bawah pada Jembatan Perintis Garuda, di Kali Asem, Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Bati Bakti TNI Koramil 0821-17/Pasrujambe Serma Yunus Ariyanto bersama Babinsa Karanganom Sertu Bejo Utomo, serta didukung penuh oleh Kepala Dusun Krajan, dan masyarakat setempat.
Pengecoran bagian bawah jembatan tersebut merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan guna memperkuat struktur pondasi agar jembatan lebih kokoh dan mampu bertahan dalam jangka panjang, khususnya menghadapi potensi arus deras saat musim hujan.
Serma Yunus Ariyanto di sela kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan desa merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menyangkut kepentingan bersama dalam meningkatkan mobilitas dan perekonomian warga.
Menurutnya, pengecoran dipercepat karena kondisi cuaca yang cukup mendukung, sehingga momen tersebut dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan tahap bawah yang menjadi pondasi utama kekuatan jembatan.
“Kami percepat pengecoran ini supaya struktur bawah jembatan cepat selesai dan segera masuk tahap berikutnya. Kalau bagian bawah sudah kuat, maka pengerjaan lanjutan akan lebih mudah dan pembangunan bisa cepat tuntas,” jelas dia.
Ia juga menambahkan bahwa percepatan ini merupakan hasil kerja sama dan kekompakan antara personel Koramil dan warga yang terus menjaga semangat gotong royong.
“Dengan kebersamaan dan kerja sama warga, pekerjaan jadi lebih ringan. Harapan kami jembatan ini segera selesai dan dapat memperlancar aktivitas masyarakat, terutama akses transportasi dan perekonomian warga,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pengecoran crous beton bawah Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan pembangunan infrastruktur desa semakin maju serta mampu menunjang kelancaran aktivitas masyarakat, terutama akses transportasi antar dusun yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga sekitar. (Pendim0821)