Pembangunan Jembatan Garuda di Gucialit Capai Progres 15 Persen, Warga Antusias Sambut Akses Baru

LUMAJANG – Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Dusun Wonoasih Desa Wonokerto dengan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari ke-13 pelaksanaan pada Senin (12/10/2026), pembangunan yang berada di bawah jajaran Kodim 0821/Lumajang tersebut telah mencapai 15 persen.
Jembatan dengan spesifikasi panjang 12 meter, lebar 4 meter dan kedalaman 5 meter ini, menjadi harapan baru bagi masyarakat kedua desa. Kehadirannya dinilai sangat vital untuk memperlancar mobilitas warga, aktivitas pertanian, perekonomian, hingga akses pendidikan dan kesehatan.
Sejak dimulai pada 30 September 2026 lalu, pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Pada tahap VII hari ke-13 ini, pekerjaan difokuskan pada pembesian dan pengecoran pondasi dengan memanfaatkan cuaca yang cerah sepanjang hari.
“Kami sangat senang, akhirnya jembatan yang kami tunggu-tunggu mulai dibangun. Selama ini kalau mau ke Kenongo harus memutar jauh, kalau jembatan ini jadi, akses jadi lebih dekat dan mudah,” ungkap salah seorang warga Dusun Wonoasih.
Sementara itu, Danramil Gucialit menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, namun juga sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui karya bakti ini kita ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Jembatan ini bukan hanya penghubung antar desa, tapi juga penghubung harapan untuk kemajuan ekonomi dan sosial warga Gucialit,” ujarnya.
Warga Desa Wonokerto dan Desa Kenongo pun menaruh harapan besar agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
(Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI