LUMAJANG – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus mewarnai pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar akses antardesa, serta menunjang kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, semangat kebersamaan menjadi salah satu kekuatan utama. Personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pembangunan jembatan. Suasana gotong royong yang terjalin mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Pasiter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kerja sama dan semangat gotong royong, pembangunan jembatan diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi antara personel TNI dan warga juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan.
Bagi masyarakat Desa Wonokerto dan sekitarnya, keberadaan Jembatan Garuda memiliki arti penting dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah, mempercepat mobilitas warga, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah.
Kodim 0821/Lumajang terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir di tengah rakyat, membantu mengatasi kesulitan masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII menjadi gambaran bahwa ketika TNI dan rakyat berjalan bersama, berbagai kebutuhan pembangunan dapat diupayakan melalui kerja keras, kepedulian, dan semangat persatuan.
Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi penghubung yang tidak hanya menyatukan wilayah, tetapi juga mempererat kebersamaan serta membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Pendim0821)