Perkuat Sinergi Pangan Wilayah, Babinsa Curahpetung Sambangi Gudang Bulog

Lumajang – Wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Curahpetung Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Sertu Jumaan, melaksanakan pemantauan pasokan dan ketersediaan stok beras di Gudang Beras Bulog Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung pengawasan wilayah, khususnya terhadap ketersediaan bahan pangan pokok. Pemantauan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara TNI dan pihak Bulog dalam mendukung terjaganya stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Lumajang.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Jumaan berkoordinasi dengan pihak pengelola gudang untuk mengetahui kondisi pasokan serta ketersediaan stok beras yang tersimpan. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu memperoleh informasi mengenai kondisi pangan sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.
Dalam kesempatan itu, Sertu Jumaan menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi wilayah, terutama dalam mendukung ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Melalui pemantauan dan koordinasi dengan pihak Bulog, kami berharap kondisi stok beras dapat terus terpantau dengan baik. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan bagi masyarakat,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Curahpetung, Eko Era Prasetyo, menyampaikan, bahwa koordinasi dan pemantauan sebagai upaya penguatan sinergi dengan aparat kewilayahan menjadi salah satu bentuk dukungan dalam memperkuat komunikasi serta pemantauan kondisi pasokan beras di wilayah.
“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran pengelolaan stok dan distribusi beras kepada masyarakat, di wilayah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Curahpetung terus berupaya menjalankan peran pembinaan teritorial dengan menjalin koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk pengelola objek vital pangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan serta menjaga stabilitas wilayah. (Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI