Lumajang – Danpos Ramil 0821-05/Kedungjajang, Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono, SP., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan di MI Miftahul Ulum Tempursari, Dusun Cengkok RT 06 RW 02, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (9/2/2026).
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, personel Posramil 0821-05/Kedungjajang, serta seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 dengan jumlah sekitar 38 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Tempursari, Ibu Hayat Zubaidah, S.Pd.I, beserta seluruh dewan guru. Sementara dari unsur TNI hadir dua personel Posramil 0821-05/Kedungjajang yang dipimpin langsung oleh Danpos Ramil bersama Babinsa setempat.
Selain memimpin jalannya upacara, Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono juga memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para siswa sebagai bagian dari pembinaan karakter sejak usia dini. Dalam amanatnya selaku pembina upacara, ia menekankan pentingnya rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberikan kesehatan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti upacara dengan penuh kekhidmatan.
Lebih lanjut, Peltu Cahyo mengajak para siswa untuk membentuk pola pikir yang disiplin, baik di lingkungan sekolah maupun di keluarga. Ia mengingatkan agar para siswa selalu mematuhi aturan, menjaga kesehatan, serta memilih makanan yang sehat saat jajan di sekolah.
“Anak-anak harus rajin belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi. Dengan semangat belajar dan disiplin, cita-cita tersebut akan bisa tercapai. Selain itu, hindari perilaku saling membuli antar teman dan jaga kebersamaan,” pesan Peltu Cahyo di hadapan peserta upacara.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, serta karakter kebangsaan kepada generasi muda sejak dini. Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Danpos Ramil Kedungjajang dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai sarana pembinaan mental dan karakter siswa.
Dengan adanya sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan, diharapkan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berdisiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. (Pendim0821)

