Kamis, Februari 12, 2026

TNI Dampingi Proses Belajar di Sekolah Darurat, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Siswa Korban Erupsi Semeru

Lumajang – Upaya menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak terdampak erupsi Gunung Semeru terus menjadi perhatian Kodim 0821/Lumajang. Dua personel, Sertu Karminto dan Serda David Mardianto, melaksanakan pendampingan sekaligus pengamanan (PAM) pada kegiatan belajar mengajar di sekolah darurat SDN 02 Supiturang, yang kini bertempat di halaman rumah warga milik Pak Gunawan di Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo. Selasa(2/12/2025)

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara melalui TNI untuk memastikan bahwa anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan di tengah situasi pemulihan pascabencana. Meski fasilitas sekolah masih belum dapat digunakan akibat material erupsi, proses belajar tetap berjalan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat.

Sertu Karminto mengatakan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para guru dan siswa.
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dengan aman dan nyaman. Situasi darurat tidak boleh mematikan semangat mereka untuk meraih masa depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Serda David Mardianto menambahkan bahwa sekolah darurat harus memiliki lingkungan yang kondusif, karena trauma pasca bencana masih terasa pada sebagian siswa.
“Kami juga berusaha menciptakan suasana tenang. Anak-anak harus merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas teritorial Kodim 0821 Lumajang, yang sejak awal erupsi aktif memberikan dukungan berbagai sektor—mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga penyediaan tempat belajar sementara.

Dengan adanya dukungan TNI, guru dan siswa diharapkan dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih tenang, hingga fasilitas sekolah kembali dapat digunakan secara normal.(Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI